are you trying to fool me?

hari ini gw mendapat telepon yang sangat menjebak.

 x: siang ibu, saya dari bank xxx

gw: ya ada apa?

x: ibu saya lihat saldo ibu stabil ya, sekitar rp xxxx? ibu terpilih oleh kami untuk mendapat dana tambahan. tidak diundi lo bu

gw: terus?

x: iya ibu siapkan fotokopi ktp saja ya, nanti cicilannya mulai bulan depan

gw: wait, wait, wait. mbak tolong jelaskan ya, ini mbak kasih saya hadiah apa pinjaman? kok dana tambahan dikasih nyicil?

x: (diem, lalu gemeter suaranya) ehm.. pinjaman bu…

gw: saya ga mau, saya ga butuh dana pinjaman. tolong jangan menjebak konsumen ya.

dan si mbak itu langsung nutup teleponnya

Artikel ini pernah gw baca sih d scarymommy.com.. anyway modelnya cantik mirip model asos curve (apa iya modelnya?)
Anyway, buat gw (yang iya ga langsing kayak kamu2 yang baca :p) beauty is not just about body looks. But how you treat it well, keep it groomed or just simply accepting it.
I have been in the phase (and sometimes the phase is coming back) where I completely feel like I am the ugliest person, because the body looks issue. Pernah ngga merasa terganggu dengan orang yang ga kenal atau bahkan yang kamu kenal menyapa dengan “eh elo gendut amat sih” instead of “apa kabar?”. Ada saat dimana gw cuma senyum, dan pura-pura ga denger dan ada juga saat gw marah. Bukan karna menolak kenyataan, tapi lebih karna faktor tata krama. Kalo udah ngalor ngidul terus gw dikomentarin sih gw bisa terima. Kadang gw balikin malah, “gw ga gendut, gw curvy dan empuk kayak king koil”. Tapi percayalah, kalo orang yang elo bahkan ga kenal menghabiskan 5 menit omongan pertamanya cuma ngasih tau betapa gendutnya elo, itu brengsek sih. Kalo lo sahabat gw, ok gpp. Tapi elo siapa juga gw ga kenal -_-
Tolonglah tanya apa kabar anak dan suami gw, sekarang gw tinggal dimana atau sibuk apa atau sedang apa, banyak hal yang bisa diperbincangkan lo dari orang-orang yang big size kaya gw. And you know what I might be a big size, yet I have a big mind and big heart.
Anyway beberapa temen gw juga gemuk dan mereka cantik-cantik bangetttt. Pinter. Sempurna. Jadi please do not under estimate someone just because body size. Please measure by the heart and the mind too..

Artikel ini pernah gw baca sih d scarymommy.com.. anyway modelnya cantik mirip model asos curve (apa iya modelnya?)

Anyway, buat gw (yang iya ga langsing kayak kamu2 yang baca :p) beauty is not just about body looks. But how you treat it well, keep it groomed or just simply accepting it.

I have been in the phase (and sometimes the phase is coming back) where I completely feel like I am the ugliest person, because the body looks issue. Pernah ngga merasa terganggu dengan orang yang ga kenal atau bahkan yang kamu kenal menyapa dengan “eh elo gendut amat sih” instead of “apa kabar?”. Ada saat dimana gw cuma senyum, dan pura-pura ga denger dan ada juga saat gw marah. Bukan karna menolak kenyataan, tapi lebih karna faktor tata krama. Kalo udah ngalor ngidul terus gw dikomentarin sih gw bisa terima. Kadang gw balikin malah, “gw ga gendut, gw curvy dan empuk kayak king koil”. Tapi percayalah, kalo orang yang elo bahkan ga kenal menghabiskan 5 menit omongan pertamanya cuma ngasih tau betapa gendutnya elo, itu brengsek sih. Kalo lo sahabat gw, ok gpp. Tapi elo siapa juga gw ga kenal -_-

Tolonglah tanya apa kabar anak dan suami gw, sekarang gw tinggal dimana atau sibuk apa atau sedang apa, banyak hal yang bisa diperbincangkan lo dari orang-orang yang big size kaya gw. And you know what I might be a big size, yet I have a big mind and big heart.

Anyway beberapa temen gw juga gemuk dan mereka cantik-cantik bangetttt. Pinter. Sempurna. Jadi please do not under estimate someone just because body size. Please measure by the heart and the mind too..

Today is a lovely wednesday ♡.
Mengawali hari gw dengan heboh usel-usel dan ditendang-tendang sama sabby dan asa yang dari semalem ribuuut banget pengen main pasir. Mandi, sarapan dan nyoblos. Kebingungan siapa yang mau gw coblos karena yang bener-bener kenal cuma 1. Sisanya gw coblos karena mirip foke dan 2 kenalan bokap (okay call me low, tapi daripada kertas suara gw dicoblosin orang?)
Pulang nyoblos melipir ke taman kota main pasir. Di luar panasnya kayak bulan ramadhan jam 12 siang, tapi di dalam taman kota adem banget karena banyak pohon. Cuaca panas tentu saja gw jadikan modus biar asabby dua-duanya mau pake topi. To make it perfect, hubby is patiently takes care of them while I blog and scroll the path hahaha ♡

Today is a lovely wednesday ♡.

Mengawali hari gw dengan heboh usel-usel dan ditendang-tendang sama sabby dan asa yang dari semalem ribuuut banget pengen main pasir. Mandi, sarapan dan nyoblos. Kebingungan siapa yang mau gw coblos karena yang bener-bener kenal cuma 1. Sisanya gw coblos karena mirip foke dan 2 kenalan bokap (okay call me low, tapi daripada kertas suara gw dicoblosin orang?)

Pulang nyoblos melipir ke taman kota main pasir. Di luar panasnya kayak bulan ramadhan jam 12 siang, tapi di dalam taman kota adem banget karena banyak pohon. Cuaca panas tentu saja gw jadikan modus biar asabby dua-duanya mau pake topi. To make it perfect, hubby is patiently takes care of them while I blog and scroll the path hahaha ♡

Menghabiskan Akhir minggu yang panjang ini di playparq bintaro.  Sepi. Serasa yang punya :)
Oh iya playparq bintaro ini sangat gw rekomendasikan. Ruang menyusui ada, musolla super nyaman (penting), makanan banyak pilihan, mainan apalagi. Dari umur 8bulanan sih udah bisa main disini. Main air, panjat-panjatan, flying fox baby sampe trampolin. Info plusnya, karena dulunya playparq ini prefere72 jadi gw bisa minum ice double chocolate favorit yang dulu minumnya d prefere bandung (ga penting banget info gw)
Anyway, paling murah main kemari hari selasa (30rb), hari kerja lain 60rb, akhir minggu/libur 90rb. 1 Pendamping/anak free, kalo ada 2 yang kedua bayar 10rb. 
More info di playparq.com
Next goal: ajak ponakan kemari :)

Menghabiskan Akhir minggu yang panjang ini di playparq bintaro.  Sepi. Serasa yang punya :)

Oh iya playparq bintaro ini sangat gw rekomendasikan. Ruang menyusui ada, musolla super nyaman (penting), makanan banyak pilihan, mainan apalagi. Dari umur 8bulanan sih udah bisa main disini. Main air, panjat-panjatan, flying fox baby sampe trampolin. Info plusnya, karena dulunya playparq ini prefere72 jadi gw bisa minum ice double chocolate favorit yang dulu minumnya d prefere bandung (ga penting banget info gw)

Anyway, paling murah main kemari hari selasa (30rb), hari kerja lain 60rb, akhir minggu/libur 90rb. 1 Pendamping/anak free, kalo ada 2 yang kedua bayar 10rb.

More info di playparq.com

Next goal: ajak ponakan kemari :)

Hayooooo siapa yang dulu doyan banget nonton wong fei huuung? Gw doyaaaan! Nontonnya sekeluarga pake serius pula hahaha… dan yang ga akan gw lupa itu kuncirnya!
Hari ini baca majalah Historia dan mendapat cerita tentang taucang atau kuncir orang Tionghoa yang justru gw dapet di artikel film Soekarno (di jaman itu (1940an) seharusnya pria Tionghoa bertaucang sudah ga ada, tapi di filmnya malah nongol).
Kuncir atau taucang berawal ketika orang Manchu menjajah Tiongkok pada 1614. Kaisar pertama dinastu Ching, Soen Ti, agar bertaucang dan pakai baju yang ujung tangannya mirip kaki kuda dan bagian punggungnya disulam gambar pelana kuda. Jadi kalau orang Tiongkok berlutut mereka mirip kuda lengkap dan kuncirnya berjuntai kayak kuncir kuda. Jelas kan, kalau taucang sendiri sebenarnya adalah penghinaan bagi orang Tionghoa. Ketika Sun Yat Sen akhirnya menggulingkan dinasti Ching dan mendirikan Republik Tiongkok di 1911, orang Tionghoa rame-rame motong taucangnya :)
Naaah seperti biasa, gw kalo dapet info kan suka googling cari info tambahan dan pembanding. Ternyata ada yang kasih info juga kalau taucang itu sebenernya upaya orang Manchu memotong pertalian leluhurnya orang Han. Buat orang Han, rambut pantang dipotong karena warisan leluhur. Ada juga yang bilang karena tradisi manchuria yang memang pandai berkuda, jadi memang mereka rambutnya dikuncir gitu lah biar gampang; orang Han atau Tionghoa sendiri emang ga biasa berkuda.
Sekian sekilas info penting ga penting dari gw, sekarang gw ga bingung liat pelem cina lagi hehe ;)
(Thanks to majalah historia, google dan yahoogroups budaya_tionghua)

Hayooooo siapa yang dulu doyan banget nonton wong fei huuung? Gw doyaaaan! Nontonnya sekeluarga pake serius pula hahaha… dan yang ga akan gw lupa itu kuncirnya!

Hari ini baca majalah Historia dan mendapat cerita tentang taucang atau kuncir orang Tionghoa yang justru gw dapet di artikel film Soekarno (di jaman itu (1940an) seharusnya pria Tionghoa bertaucang sudah ga ada, tapi di filmnya malah nongol).

Kuncir atau taucang berawal ketika orang Manchu menjajah Tiongkok pada 1614. Kaisar pertama dinastu Ching, Soen Ti, agar bertaucang dan pakai baju yang ujung tangannya mirip kaki kuda dan bagian punggungnya disulam gambar pelana kuda. Jadi kalau orang Tiongkok berlutut mereka mirip kuda lengkap dan kuncirnya berjuntai kayak kuncir kuda. Jelas kan, kalau taucang sendiri sebenarnya adalah penghinaan bagi orang Tionghoa. Ketika Sun Yat Sen akhirnya menggulingkan dinasti Ching dan mendirikan Republik Tiongkok di 1911, orang Tionghoa rame-rame motong taucangnya :)

Naaah seperti biasa, gw kalo dapet info kan suka googling cari info tambahan dan pembanding. Ternyata ada yang kasih info juga kalau taucang itu sebenernya upaya orang Manchu memotong pertalian leluhurnya orang Han. Buat orang Han, rambut pantang dipotong karena warisan leluhur. Ada juga yang bilang karena tradisi manchuria yang memang pandai berkuda, jadi memang mereka rambutnya dikuncir gitu lah biar gampang; orang Han atau Tionghoa sendiri emang ga biasa berkuda.

Sekian sekilas info penting ga penting dari gw, sekarang gw ga bingung liat pelem cina lagi hehe ;)

(Thanks to majalah historia, google dan yahoogroups budaya_tionghua)

Our ragusa moment:
1. Special mix ice cream (strawberry, vanilla;
2. Kerupuk pake bumbu asinan
3. Gado2 (karena tukang sate belom dateng)
4. Kue cubit
Happy :*

Our ragusa moment:
1. Special mix ice cream (strawberry, vanilla;
2. Kerupuk pake bumbu asinan
3. Gado2 (karena tukang sate belom dateng)
4. Kue cubit

Happy :*

Lain Dulu, Lain Sekarang
Fauziana (2014) paperclay bone china on wood panel

Lain Dulu, Lain Sekarang
Fauziana (2014) paperclay bone china on wood panel

Melamar Visa non Imigran Amerika Serikat, Susah?

beberapa hari lalu gw mengajukan aplikasi visa non imigran Amerika Serikat. Adek ipar gw tercinta yang ngisi semua aplikasinya (kasian banget kamu Ndang :p). Gw sih sebenernya ga ada rencana ke sana, yang harus ke sana itu adek ipar gw yang cowo; sebelumnya dia pernah apply sendirian dari Berlin dan ditolak, jadi kita melakukan aplikasi bareng-bareng dengan asumsi kalo kita dianggap grup harusnya lebih gampang dong? (asumsi sotoy gw yang ternyata tidak berdasar, soalnya ada juga yang aplikasi visa rame-rame eh sebagian tetep ditolak). 

visa non imigran yang gw sekeluarga apply yang tujuannya liburan/berobat.

oke, step by stepnya ada di sini. gw ga usah jelasin panjang lebar lagi ya, soalnya itu jelas banget banget banget. enaknya, gw bisa aplikasi TANPA tiket pesawat dan akomodasi hotel (walau gw tetep nulis alamat some random apartment there, yang belom di booking hahaha). ga disarankan juga sama mereka untuk beli/booking tiket sebelum dapet visa.

kunci dapat visa ini selain di kelengkapan dokumen itu ada di wawancara.

1. Jangan Gugup. Terlepas yang nanyain elo galak atau ngga, yang jelas jangan gugup. gugup dikit mereka udah curiga.

2.Jujur. kalo emang pernah ke Amerika, atau sebelumnya pernah apply Visa Amerika (ditolak atau tidak), pokoknya urusan dokumen dan keimigrasian elo jawabnya santai dan jujur tapi…

3. Hati2 sama Jebakan Betmen. jebakan betmen adalah jebakan berupa pertanyaan yang tampaknya sepele tapi sebenernya kalo elo salah jawab visa lo bisa ditolak. misalnya “nanti kalo di US ternyata enak, mau ga tinggal disana?”… JANGAN BILANG MAU.. remember, elo apply visa untuk liburan, jadi jangan lupa untuk jawab elo kan mau liburan/berobat aja disana.

4. Kemampuan Finansial. kalo elo berangkat sendiri, pastikan elo berangkat ada sponsornya alias ada yang jamin elo disana ga menggelandang atau ga pulang karna ga punya duit. kalo elo berangkat atas biaya sendiri ya pastikan elo memang bekerja dengan penghasilan yang lumayan. kalo elo usaha sendiri: bawa SIUP dan rekening koran elo. kalo elo karyawan: bawa slip gaji dan buku tabungan lo. kalo elo dibayarin ortu atau orang lain: bawa buku tabungannya sponsor elo. kunci dari buku tabungan ini adalah kegiatan keuangan lo selama (biasanya 3 bulan) stabil ga, kalo ujug2 tabungan biasa saldo cuma 100rb terus ada uang 100juta baru mampir seminggu sebelum visa dateng mah mencurigakan. kalo bisa minta surat referensi aja dari bank biar lebih meyakinkan

5. tau disana berapa lama dan mau ngapain aja dan mau kemana aja. kalo elo bilang mau liat football, pastikan itu musimnya. kalo elo disana sebulan, ngapain aja sebulan disana?. biasanya kalo elo ngunjungin temen disana elo akan ditanya temen lo siapa, us citizen bukan, kenal darimana.. kalo bilang cuma kenal dari internet doang agak kurang meyakinkan. jadi kalo emang ada temen mau dikunjungin mending yang bener-bener kenal dan tau dia dimana. kalo ngga mending lo bilang aja jalan2.

kemarin waktu gw apply ada beberapa yang gagal karena wawancara ini. ada yang keceplosan bilang nemuin temen internet lah, ada yang bingung kenapa mereka yang disuruh berangkat seminar lah. serem lah nanyanya kepo bgt… gw sih termasuk cepet. kalo bisa jawab pake bahasa inggris, walau mereka nanya pake bahasa indonesia. bukan ga cinta bahasa sendiri, tapi kalo gw pikir yang penting mereka bisa diyakinkan kalo elo ga akan lost in translation di sana.

kalo elo dapet, visanya berlaku 5 tahun. jadi elo bisa berangkat kapan aja selama 5 tahun itu, kalo paspor lo abis ga apa-apa, bawa paspor lama dan baru lo (menurut webnya kedutaan amerika). asal pas elo aplikasi visa masa berlaku paspor lo masih panjang. aslinya sih minimal 6 bulan, tapi kenyataannya kalo paspor lo tinggal 6 bulan lagi susah dapet juga, jadi mending ada jeda agak panjang dari masa expired paspor lo ketika elo apply visa. 

masa berlaku visa ini berarti elo tiap mau ke US ga usah apply visa lagi, tapi ini ga berarti elo bisa disana 5 tahun. di beberapa blog yang gw baca katanya itu tergantung petugas imigrasi sana. bisa aja kita dikasih 2 minggu doang, bisa dikasih 3 bulan bisa dikasih 6 bulan.

so, selamat mencoba teman temin. :)

Bubat

Gw adalah persilangan bapak Jawa dan Ibu Sunda. Jadi, ketika baca novelnya Langit Kresna yang seri Gajah Mada membahas perang Bubat, rumah gw rame banget lah. Dalam novel itu disebut-sebut Dyah Pitaloka sang Putri Sunda punya kekasih gelap dan Mahapatih Gajah Mada digambarkan sebagai sang sosok bijak yang sempurna.

Perang Bubat itu sendiri kalau elo buka Wikipedia atau denger dari orang-orang jaman dulu, sebenarnya tentang pernikahan yang berujung pertempuran berdarah. asli sinetron abis ye? yang belom tau sini gw dongengin.

Kerajaan Sunda punya putri cantik kebangetan namanya Dyah Pitaloka. Hayam Wuruk,sang Maharaja Majapahit kepincut pengen jadiin doi permaisurinya sekaligus mengikat hubungan diplomatis juga (pernikahan politis lah macam Ibas kawin ama Alya Rajasa), akhirnya dimintalah Rombongan Kerajaan Sunda dateng ke Majapahit. Sebenernya pihak Sunda udah agak gimana gitu ya, secara masa elu yang naksir gw yang dateng.. ada udang di balik bakwan kayanya, Majapahit kan lagi memperluas kekuasaan ampe ke Dompu (Nusa Tenggara) segala. Tapi atas dasar menyambung kembali tali kasih yang telah lama hilang (*eaaa.. soalnya Hayam Wuruk dianggep keturunan kerajaan Sunda gitu dari nenek moyangnya entah kapan tau) tetaplah rombongan Sunda berangkat ke Majapahit dan berhenti di Pesanggrahan Bubat, bikin tenda dan macem-macem lah nunggu dijemput pihak Majapahit layaknya persiapan pernikahan antar kerajaan.

Masalahnyaaaaa,tiba-tiba Gajah Mada ada niatan berbeda, bukannya menjadikan Sunda sebagai rekan diplomatis via perkawinan, Sunda akan dijadikan taklukan aja. Jadi, Dyah Pitaloka ga bakalan jadi permaisurinya Hayam Wuruk, cukup selir aja kayak taklukan lainnya. Intinya pihak Sunda kesinggung dan dengan pasukan yang sedikit (la wong dia kesana mau nikah bukan mau perang, ngapain bawa banyak-banyak prajurit?) mereka tempur lawan Majapahit. semua rombongan Sunda meninggal dan Dyah Pitaloka dan perempuan-perempuan kerajaan lainnya yang ada di rombongan mati bunuh diri daripada harus menyerah.

Hayam Wuruk patah hati beraaaat, dia langsung nyuruh utusan dari Bali (yang harusnya dateng buat menyaksikan nikahan Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka) untuk menyampaikan maaf ke Mangkubumi Kerajaan Sunda (jadi pejabat sementara) dan memastikan cerita ini dimuat di Kidung Sunda untuk dijadiin pelajaran. Hayam Wuruk sendiri akhirnya nikah dengan sepupunya Paduka Sori walau gw ga yakin sih dia bisa move on (syakit men, resepsi berantakan). Sementara itu ya hubungan kedua kerajaan memburuk dan nantinya konon adeknya Dyah Pitaloka bikin larangan kalau orang Sunda ga boleh nikah dengan pihak luar Sunda (beberapa bilang maksudnya sama orang Majapahit). nah buat beberapa orang berarti larangan orang Sunda kawin sama orang Jawa (tapi emak bapak gw ga peduli, mungkin mereka sebenernya titisan Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka. eaa kok kayak drama Once Upon A Time jadinya)

Lalu apa kabar Mahapatih kita? katanya sih doi dimusuhin orang-orang di kerajaan pasca perang Bubat, dianggap merusak keadaan, dan yang paling parah dianggap melangkahi Maharaja Hayam Wuruk sendiri dalam mengambil keputusan. lama-lama karir doi menurun meredup dan akhirnya dianugerahi tanah jauh di luar ibu kota Majapahit. ya walaupun tanah hadiah, ngerti lah ya ini sebenernya disuruh pensiun secara halus. sebagai catatan, di Kitab Negarakertagama, Gajah Mada tetap disebut Mahapatih sampai mati. jadi mungkin dia ga pernah bener-bener pensiun.

yang lucu, walaupun Bali dianggap sebagai penerus kebudayaan Majapahit tapi cerita Kidung Sunda/geguritan Sunda cenderung menceritakan heroiknya kerajaan Sunda, mungkin karena mereka menganggap aksi lawan ampe mati dan perempuannya bunuh diri massal daripada nyerah dan dinodai sama mulianya dengan Puputan di Bali.

Di beberapa forum kalau kita google kisah Bubat, banyak pertentangan mengenai kejadian Bubat. Perang Bubat ini, ga pernah diceritakan di Negarakertagama, kitab karya mpu Prapanca yang ditulis jaman Majapahit; padahal Negarakertagama diakui kredibilitasnya dan sebagai warisan dunia. Perang ini cuma diceritakan di Kitab Pararaton dan Kidung Sunda, yang katanya ditemukan oleh orang Belanda dan diterjemahkan orang Belanda, jadi sempat ada spekulasi kalau ini kitab hasil buatan VOC untuk mengadu domba. Kitab Pararaton sendiri diragukan karena tidak pernah tahu ditulis oleh siapa, pun ada tambahan kitab ini ditulis tahun 1535 saka, yang kalau dibaca dengan cara tradisional berarti: Keinginginan Sifat Angin Orang; maksudnya (mungkin) kitab ini ditulis berdasar sifat arah angin yang bisa saja dapat diartikan bahwa tulisannya yang dibikin, harus berdasarkan keinginan seseorang, sekelompok orang atau pihak tertentu.

yah terlepas benar tidaknya, cerita ini menurut gw kolosal, tidak kalah kolosal dibandingkan kisah cinta kacau balau Arthur - Guinevere - Lancelot (yang di Inggris Raya pun masih dipertanyakan sosok aslinya ada atau tidak hehe…)

stop bragging

Ada beberapa waktu dimana gw merasa “gila abis ni gw. Udah ngelakuin apa aja nih gw hari ini… blablabla”. Terus gw rasanya pengen berbagi gitu lah di sosmed macam path.

Untungnya tiap mau nulis macem-macem kayak ada kejadian apa lah gt yang bikin gw batal posting. Kaya ga dapet restu tuhan kalo gw bragging.

Gw ga tau padanan kata bragging itu apa di bahasa indonesia. Gembar gembor ya? Ya pokoknya kesan yang didapat berbagi tapi cenderung ke arah pamer hahaha.

Gw lagi pikir-pikir untuk unshare path gw dengan beberapa teman yang hobi banget menceritakan hebatnya mereka sebagai ibu istri dan pekerja sempurna. Gw iri? Ngga. Gw ga suka? Iya.

Gw ga iri karena menurut gw gw juga hebat. Tapi biarlah penghargaan gw terhadap diri sendiri kalo gw hebat itu gw simpan sendiri. Kalo gw dapat pujian ya biarlah datang dari orang yang memang merasa gw pantas dipuji. Bukan karena gw cerita macem-macem terus ujungnya macam haus pengakuan.

Gw ga suka karena diantara lingkaran pertemanan gw banyak yang jauh lebih hebat dan tetep kalem aja bro. Ada yang jungkir balik antara profesi dia yang dokter dan jagain anak, mana ketemunya susah karena sering jaga malem. Ada yang jadi ibu rumah tangga total tanpa bantuan siapa pun tanpa ngeluh sama sekali. Ada yang jadi ibu tunggal. Ada yang harus berbagi suaminya dengan perempuan lain. Dan semua perempuan hebat itu ga pernah sekalipun gw denger bragging tentang kehebatan mereka.

Akhirnya setiap gw ada godaan bragging gw cukup mengingatkan diri gw atas temen-temen gw yang beneran hebat dan yang pengen dibilang hebat.

Oh iya, ini aga di luar konteks bragging, satu lagi neh penyakit komplen di sosmed. Gw juga terpikir untuk unshare seseorang karena hobi banget komplenin pekerjaannya padahal tu di sosmed ada bosnya juga -_- gagal paham gw.

Ga ada masalah mennnnn curhat sesekali. Namanya juga manusia. Tapi kalo terus-terusan curhat dan bragging lama-lama eneg juga baca dan dengernya :) daripada nanggung curhat dan bragging di sekedar status fb atau moments path sekalian aje pada ngeblog ye biar puas. Abis itu tu blog mau diumbar atau ngga ya urusan anda wkwkwkkw blog masih jaman ga sih?

Gw rese? Gw picky? Gw sok? Biarin la ya… orang-orang bebas untuk tetap follow gw atau tidak. Karena gw cuma mau menjaga energi gw tetep positif. Kebanyakan ngumpul ama yang energinya negatif cuma bikin kita jadi orang yang negatif juga.